Minggu, 10 April 2011

JENIS JENIS TINTA SABLON


Tinta bahan kaos terdiri dari 2 jenis tinta, yaitu tinta yang berbasis air atau waterbase inks dan tinta yang berbasis minyak atau solvenbase. Tinta solvenbase sering disebut dengan istilah plastisol.
JENIS CAT WATERBASE:
CAT RUBBER:
Tinta ini digunakan khusus untuk sablon diatas kain gelap. Sebab tinta ini bersifat pekat, dapat menutup permukaan warna kain dengan baik. Tinta rubber umumnya digunakan untuk underbase, underbase sendiri difungsingkan sebagai penutup warna kain sebelum penyablonan warna-warna diatasnya. Tinta rubber sendiri dibagi menjadi dua jenis untuk dua fungsi kegunaan. Jenis pertama adalah tinta rubber white yang digunakan untuk underbase/dasar, bisa juga digunakan untuk mendapatkan warna-warna pastel/muda. Jenis kedua adalah rubber color yang digunakan untuk pencampuran warna-warna tua. Untuk mendapatkan warna putih yang bersih dan cemerlang, campurkan tinta rubber white dengan sedikit pigmen/pewarna berwarna nila atau ungu.
CAT TRANSPARAN:
Umumnya disebut dengan coating, karena dapat difungsikan sebagai pelapisan hasil sablon, sehingga hasil sablon lebih cemerlang atau mengkilap. Tinta ini memiliki bentuk seperti tinta extender yang transparan, tetapi memiliki kandungan yang lebih kuat atau lebih keras. Tinta ini baik sekali untuk teknik penyablonan separasi empat warna dengan terlebih dahulu memberikan rubber white pada permukaan bahannya.
CAT EXTENDER:
Tinta in bersifat transparan, hanya cocok untuk penggunaan diatas bahan putih atau bahan-bahan berwarna terang. Sifat dari cat ini adalah menyatu/menyerap pada bahan.
CAT SUPER WHITE:
Tinta ini hampir sama jenisnya dengan tinta rubber, terdiri dari dua jenis yaitu white dan color. Tinta ini sifatnya lebih mendekati tinta extender yaitu menyatu dengan bahan dan transparan, serta dapat disablon diatas dasar bahan berwarna gelap.
CAT PUFF/TIMBUL:
Tinta ini terdapat pada kedua jenis tinta baik underbase maupun plastisol. Tinta ini memerlukan pemanasan yang akan mengakibatkan tinta ini mengembang dengan efek timbul.
CAT SOLVENBASE/PLASTISOL:
Tinta ini berbahan dasar PVC dan harganya cukup mahal serta membutuhkan peralatan khusus untuk pengeringannya. Sebab tinta ini tidak dapat kering dengan sendirinya seperti tinta waterbase pada umumnya. Untuk dapat kering dengan baik, tinta ini memerlukan suhu mencapai 160 derajat celcius serta membutuhkan beberapa peralatan seperti conveyor curing dan flash curing. Setelah pengeringan dengan benar, tinta plastisol ini memiliki daya rekat yang sangat baik. Tinta ini sering digunakan untuk menciptakan efek-efek yang menakjubkan seperti high density. Dan t-shirt yang menggunakan tinta plastisol selalu diberi peringatan “Do not iron on design”, sebab tinta ini akan meleleh jika terkena panas secara langsung dari setrika.
JENIS CAT PLASTISOL:
CAT ALL PURPOSE:
Tinta ini berbentuk transparan, bersifat seperti extender pada tinta waterbase. Sebab tinta ini hanya baik digunakan pada kain berwarna putih atau terang.
CAT HIGH OPACITY:
Tinta ini mempunyai sifat seperti rubber dalam waterbase, hanya saja tinta ini mempunyai daya tutup yang lebih baik pada permukaan bahan jika dibandingkan dengan tinta rubber. Tinta ini dapat digunakan untuk teknik high density.
CAT ATHLETIC PLASTISOL:
Tinta ini bersifat lentur atau elastis sehingga sangat cocok untuk penyablonan diatas kain polymesh, spandex atau kain dengan motif berlubang-lubang.
CORK BASE:
Berjenis plastisol, tinta ini dapat digunakan untuk teknik high density yang akan menghasilkan efek seperti busa atau gabus. Tinta ini memiliki kelenturan dan fleksibelitas yang tinggi sehingga cukup baik untuk penyablonan diatas bahan yang memiliki kelenturan tinggi seperti bahan Spandek dan Rib. Tinta ini juga tidak diperbolehkan untuk di dry clean, bleach atau disetrika.
SHIMMER GOLD & BASE:
Tinta dari jenis plastisol ini diformulasikan untuk menghasilkan warna seperti metalik. Tinta ini berbentuk pasta dan siap pakai. Tinta ini sangat baik digunakan untuk heat transfer, baik itu cold peel maupun hot peel. Sangat baik digunakan pada kain knitting, cotton, polyster dan rayon. Tidak disarankan untuk pemakaian pada kain jenis nylon atau lycra.
HIGH DENSITY CLEAR:
Tinta yang bersifat transparan, tinta ini menghasilkan efek sablon yang mengkilap dan terkesan basah.
WILFLEX LUNA CLEAR:
Tinta plastisol transparan yang tidak terlihat dengan sinar lampu biasa, akan muncul jika terkena sinar ultraviolet.
NATURAL SUADE:
Tinta plastisol yang menghasilkan efek kulit yang sangat lembut.
JENIS CAT DAN TEKNIK LAINNYA:
YELLOW SPARKLE:
Bubuk yang diformulasikan untuk menimbulkan kesan berkelip-kelip, serta memiliki tampilan yang glosy. Untuk mencetak bubuk ini, sebelumnya harus mencetakkan tinta plastisol sebagai dasar sekaligus sebagai perekat bubuk ini.
FOIL TRANSFER:
Aluminium foil dalam bentuk lembaran seperti kertas. Selain warna silver dan gold, foil juga tersedia dalam macam warna dan motif. Untuk media tempelnya foil ini membutuhkan lem khusus.
FLOCK:
Teknik sablon yang menghasilkan efek cetakan seperti beludru. Terdapat dua jenis flock, bubuk dan lembaran. Untuk lembaran membutuhkan lem khusus sebagai media perekatnya.
SUGAR PRINTING:
Aplikasi sablon yang berbentuk bubuk transparan mirip gula pasir.
GLOW IN THE DARK:
Berbentuk serbuk yang menyerap dan memantulkan sinarnya kembali didalam ruangan gelap.
REFLECTIVE POWDER:
Serbuk yang dapat memantulkan sinar jika terkena cahaya lampu atau sinar matahari.
DISCHARGE AGENT:
Adalah bahan kimia yang digunakan untuk mencabut warna dasar kain, sehingga warna bahan menjadi putih/grey. Dan untuk mendapatkan hasil yang maksimal, bahan pewarna kainnya harus dipilih dengan yang dischargeable.
DISTRESSED atau VINTAGE:
Teknik inovasi grafik dengan membuat tekstur sehingga gambar terlihat pecah-pecah dan terlihat usang/kuno.
SHATTER BASE:
Jenis tinta untuk menciptakan kesan pecah (crack). Tinta ini diciptakan agar mudah pecah saat mengering dan untuk pengeringan membutuhkan flash curing.
ROCK BASE:
Teknik high density menggunakan tinta rock base untuk menghasilkan cetakan dengan permukaan kasar seperti batu.
SUBLIMATION TRANSFER:
Gambar yang dicetak diatas kertas transfer, yang kemudian ditransfer ke kaos menggunakan hotpress. Sublimation transfer umumnya terbagi dalam menjadi dua jenis, hot peel dan cold peel.
HOT PEEL:
Gambar yang diprint diatas kertas transfer.
COLD PEEL:
Kertas transfer yang berisi gambar jadi dengan berbagai jenis pilihan. Jenis cold peel ini jika diaplikasikan diatas kain kaos akan menghasilkan tekstur seperti tinta rubber, dan dapat diaplikasikan diatas dasar bahan terang maupun gelap. Sebab dalam pembuatannya cold peel menggunakan tinta plastisol.
RHINESTONES HEAT PRESS:
Aplikasi yang digunakan untuk dekorasi dalam garmen, mempunyai beragam nama sesuai dengan bahan yang digunakan, anatara lain nailheats, rhinestones dan swarovski crystals. Cara pengaplikasiaannya hanya dengan memanaskannya dengan mesin hot press pada suhu 160 derajat celcius selama 10 detik.
HIGH FREQUENCY WELDING:
Proses aplikasi menggunakan mesin high frequency, seperti aplikasi plastik PVC diatas kain.
EMBOSS PRINT:
Aplikasi yang menggunakan mesin press tekanan tinggi untuk menciptakan hasil emboss diatas bahan.

MENGENAL PERALATAN SABLON


Sebelum kita tau tentang teknis proses menyablon, lebih dahulu kita kudu kenal beberapa peralatan dan perlengkapan yang penting dalam sablon.
Peralatan inti yang kita butuhin beserta penjelasannya ney..

1. Film sablon. Ni bisa dikatakan model gambar/desain/tulisan yang bakal kita tuangkan dalam obyek sablon (kaos, kertas, plastik, karton, dsb. Film ini dibikin melalui desain komputer yang diprint pake tinta laser (sebenere pake tinta printer biasa siy bisa aja, tapu hasilnya kurang bagus/tajam). Desain sablon kebanyakan dibikin pake Corel ataupun Adobe.

2. Screen (baca: skrin), ni media yang dipake untuk mengantarkan tinta sablon ke obyek sablon. Bentuknya balok yang disusun persegi empat kemudian dipasang kain khusus. Ukurannya bermacam-macam, misalnya ada screen yang berukuran 30×40cm, 20×30 cm, sampe ada screen ukuran “raksasa” yang biasa dipake wat bikin spanduk.

3. Rakel. Ni temennya Screen, gunanya untuk mengkuaskan tinta sablon yang ada di Screen supaya tercipta gambar di obyek sablon. Bahannya dari karet yang diberi pegangan kayu memanjang.

4. Tinta sablon. Bermacam-macam jenis dan nama tinta bergantung dari sablonan apa yang mo kita bikin. Tinta yang buat sablon kos aja ada banyak macamnya. Ada juga tinta sablon kaos yang bisa bikin timbul setelah kita setrika.

5. Cairan-cairan pencampur. Ni gunanya wat mencampurkan tinta agar sesuai dengan tingkat kekentalan and warnanya. Bisa cairan M3, M3 Super, tinner, minyak tanah, dan sebagainya.

6. Meja sablon. Tentunya kalo kita mo nyablon perlu meja sablon wat ngletakin obyek sablonannya. Meja sablon ni terbuat dari rangka besi ato kayu. Di bagian atas adalah kaca transparan, dan dibawahnya diletakkan lampu neon agar bisa terlihat jelas saat menyablon.

7. Hair dryer. Jangan kira alat ini cuman dipake di salon aja. Ni berguna untuk mengeringkan sablonan, apalagi pada saat musim hujan yang jarang ada sinar matahari terik.

8. Lampu Neon, temannya meja sablon. Diletakkan di bawah kaca meja yang ditempel dengan rangka besi ataupun kayu.

9. Tempat penjemuran. Ini bisa berupa kayu panjang berukuran 1,5 meter untuk tempat menjemur kaos yang sudah disablon agar cepat kering. Jumlahnya tergantung banyaknya kaos yang disablon. Peran sinar matahari terik sangat dibutuhkan agar proses pengeringan lebih cepat.

10. Beberapa peralatan pendukung. Seringnya kita lebih banyak membutuhkan beberapa peralatan pendkung agar menyablon lebih mudah dan cepat. Banyak perlatan yng kadang tak terpikirkan malah bisa mmebantuk proses menyablon ini

10 TIPS BROWSING INTERNET

Pada saat melakukan browsing, sedikit banyak pasti pernah mengalami satu permasalahan, misalnya kecepatan, keamanan ataupun yang lainnya. Untuk menghindari beberapa masalah tersebut, ada baiknya anda mempunyai kiat atau tips tersendiri saat melakukan browsing Internet.
Kecepatan akses adalah bagian utama dari kiat tersendiri untuk memaksimalkan penggunaan Internet. Di bawah ini adalah 10 tips yang bisa dijadikan ancuan saat melakukan browsing Internet.

1. Pengaturan Cache
        Manfaatkanlah Drain cache, mungkin saja langkah ini belum pernah dilakukan. Karena pada saat anda mengunjungi salah satu halaman web, data tersebut selalu disimpan pada sebuah cache (penyimpan data sementara) pada hard disk. Kemudian bila anda membuka kembali halaman tersebut, maka data tersebut akan selalu ditambahkan pada cache, dan browser akan menampilkan halaman cache yang lebih bagus dari dibanding melakukan copy download dari web server.
       File cache tadi akan dieksekusi, sebelum terhubung dengan server dari halaman web tersebut bila pada halaman web tersebut sedang sibuk. Setelah dapat mengakses maka halaman tersebut akan ditambahkan di dalam cache.
Untuk mengosongkan cache pada Netscape communicator :
- Klik preferences dari menu edit,
- Buka advanced category, sorotilah sub kategori cache.
- Kemudian klik tombol clear memory cache dan clear disk cache.
Untuk pengguna microsoft internet explorer (IE),
- Pilih menu tool, pilih Internet options.
- Pada kota dialog, pilih general page tab,
- Klik tombol delete files.

2. Penggunaan History
      Pada data halaman web yang terdapat pada cache, yang mana di dalamnya tersimpan rekaman daftar nama dan URL (universal resource locator; Internet address) di setiap site yang dikunjungi. Anda bisa juga menggunakan daftar history untuk kembali secara langsung pada site tersebut.
Untuk meng-clear-kan daftar history list pada communicator
- Klik edit, pilih preferences, sorot navigator category,
- Klik tombol clear history.
Sedangkan pada internet explorer
- Klik tools, pilih internet options,
- Pilih general tab dan klik tombol clear history.
      Bisa juga dilakukan seting history agar tetap menyimpan data selama beberapa waktu sesuai dengan kebutuhan.

3. Time Out
      Banyak ISP (internet service providers) yang menggunakan system monitoring untuk otomatisasi disconect dial-up connections. Hal ini dilakukan ISP untuk memuat pesan yang terbaru setiap 20 menit. Pesan tersebut bisa berita ataupun e-mail. Bila anda tetap aktif, biasanya akan terjadi pemisahan (disruptive) antara site yang aktif tersebut dengan site yang telah direvisi ISP setiap 20 menit sekali. Dengan begitu anda selalu melakukan refresh.
Untuk menghindari hal tersebut, anda bisa menset aplikasi e-mail agar melakukan checking setiap 10 atau 15 menit sekali.
Pada communicator,
- Buka kotak dialog preferences, double-click kategori mail & newsgroups.
- Sorot sub kategori mail servers.
- Buat keneksitas mailpada filed incoming mail servers.
- Kemudian klik tombol edit.
- Pada kotak dialog selanjutnya, klik check-box check for mail every-minutes.
- Set untuk selalu mencek setiap 10 atau 15 menit.
      Pada IE bisa men-setting pada dialog box options dan cari pilihan check for new masseges every-minutes.
      Pada microsoft outlook, carilah pada mail delivery tab, pada dialog box options.
Untuk microsoft internet mail, setting dapat dilakukan di dalam read tab pada dialog box options.

4. Keamanan
      Paa netscape dan microsoft biasanya menawarkan securiy protection, dimana keduanya juga mensupport standar security dan proteksi pada saat online. Misalnya anda meng-klik tombol security yang berada di dalam toolbar communicator’s standard buttons untuk mencari site yang asli, bila halaman tersebut merupakan cache lokal maka halaman tersebut akan di update berikut spesifikasi site yang lain. Klik tombol tersebut dimana anda melakukan transaksi secara online.
Untuk internet explorer, anda bisa melakukan setting konfigurasi security. Anda bisa memilih dari low, medium-low, medium, dan high setting security, untuk mendapatkan full security anda bisa memilih setting high, bila tidak ingin menggunakan full security, anda bisa menggunakan setting low dan medium.

5. Manfaatkan Bookmark
      Untuk meningkatkan efesiensi pada saat online, anda bisa menggunakan katalog dan memindahkan bookmark yang berisi web site favorit di dalam folder tertentu. Untuk membuat sebuah folder bookmark di dalam communicator, klik icon bookmarks pada toolbar location dan pilih edit bookmarks dari menu pop up.
Pada kotak dialog bookmarks, bukalah menu file pilih new folder. Isilah nama dari folder tersebut dan provide di dalam kotak dialog bookmark properties.
Sedangkan untuk membuat bookmark pada internet explorer, bukalah menu favorites, klik organize favorites. Pada kotak dialog selanjutnya, klik tombol create folder, isi nama folder, klik close.

6. Proteksi
      Usahakan setiap masuk situs tertentu anda harus melengkapi sebuah user name dan password. Untuk memasukkan sebuah pass word dan username memang sangat mudah, dimana anda tinggal mengetikkan saja. Biasanya sebuah system bekerja dengan bagus untuk melakukan proteksi pada data. Tetapi yang lebih penting adalah bila anda memasukkan juga data-data lain yang lebih penting, seperti nomor credit card. Gunakanlah sebuah password yang unik, seperti menggabungkan atau mengkombinasikan antara hurup besar dan kecil serta angka, guna mendapatkan proteksi yang maksimal.

7. Start Up
         Aturlah aplikasi internet pada posisi default, untuk menghindari kekacauan pada saat start up aplikasi internet. Bila anda menggunakan netscape communicator, bisa dilakukan setting konfigurasi aplikasi e-mail, calendar, atau HTML guna membuka aplikasi secara default. Pada dialog box preferences, sorot categori appearances, dan anda akan melihat satu daftar aplikasi communicator yang ditampilkan pada area on startup launch. Pilih option navigator pada default. Untuk merubahnya, klik option navigator untuk men-deselectnya, klik option yang anda iginkan (messenger, composer, atau calendar) sebagai aplikasi internet default, klik OK. Sekarang anda telah membuat satu aplikasi default untuk internet.

8. Menambah Toolbar
         Pada internet explorer, user diijinkan untuk menambahkan tombol pada toolbar standar, dimana pada toolbar tersebut terdapat tombol yang menjadi default untuk standart toolbar, seperti, back, forward, stop, reload, dan print.
Untuk menambahkan tombol tersebut, anda bisa melakukan, right-click pada area toolbar yang kosong, pilih customezi pada pop up menu.
         Kemudian akan ditampilkan dialog box customize toolbar, pilihlah tombol yang sering atau yang selalu anda butuhkan, klik close. Bila anda ingin mengembalikan seperti semula (setting default toolbar), klik tombol reset.

9. Menghindari Spam
              Spam? Mungkin itu adalah yang paling tidak disukai pada saat membuka e-mail. Meskipun sekarang banyak software-software untuk menghilangkan spam, tetapi belum juga nampak tingkat efektiftasnya. Cara yang paling mudah adalah dengan menggunakan dua alamat e-mail.
             Anda bisa saja membuat banyak e-mail, tetapi mungkin bisa membingungkan anda sendiri. Sebaiknya gunakanlah alamat e-mail sebagai alternatif. Misal untuk e-mail pertama ana menggunakan seperti pada Yahoo (http://www.yahoo.com/), excite (http://www.excite.com/), atau GO. Com (http://www.go.com/).
            Gunakanlah alamat e-mail yang kedua untuk berhubungan dengan siapa saja, tanpa terkecuali. Dan pasti pada alamat e-mail yang kedua akan banyak sekali terdapat spam. Untuk alamat e-mail yang utama, gunakanlah untuk berhubungan dengan teman, relasi, atau siapa saja yang anda percaya.

10. Akses Mobile
        Dengan menggunakan perlengkapan yang bagus, anda bisa mengakses web dari mana saja. Karena saat ini sebagian besar web site telah memanfaatkan dan melengkapi dengan teknologi wireless, seperti pada yahoo mobile (http://mobile.yahoo.com/wireles/home) atau MSN mobile (http://mobile.msn.com/)

Dengan teknologi wireless berarti anda bisa menghubungkan cellular phone, pager, atau pengendali komputer untuk mengambil informasi yang dibutuhkan. Untuk informasi yang lebih dalam mengenai akses wireless, anda bisa mengunjungi yahoo atau MSN (Microsoft Network).

Minggu, 27 Maret 2011

MAKALAH TEORI EDUARD SPRANGER


TEORI EDUARD SPRANGER

A.     PENGANTAR
1. Orientasi
Di dalam filsafat ilmu pengetahuan dikenal berbagai sistem penggolong-golongan atau klasifikasi ilmu pengetahuan. Salah satu di antara sistem-sistem tersebut yang langsung berhubungan dengan apa yang dibicarakan dalam bab ini ialah sistem penggolong-golongan ilmu pengetahuan menurut aliran Neo-Kantianisme mazhab Baden.
Wilhelm Windelband (1848-1915), salah seorang pelapor mazhab Baden itu, menggolong-golongkan ilmu-ilmu pengetahuan menjadi dua golongan, yaitu:
(1)           ilmu-ilmu pengetahuan alamiah, yang disifatkannya sebagai ilmu ilmu pengetahuan nomothetis, dan
(2)           ilmu-ilmu pengetahuan kesejarahan, yang disifatkannya sebagai ilmu pengetahuan ideografis.
Sejiwa dengan pendapat Heinrich Rickert ( 1863 – 1936 ), ia berpendapat pada pokoknya adalah sebagai berikut  :
Dia membedakan alam semesta beserta isinya menjadi dua, yaitu :
1)           alam kodrati ( das reich der nature ),dan
2)           alam kesejarahan ( das reich der geschichte )
pendapat rickert itu didikuti antara lain oleh Willhelm Dilthey. Atas dasar cara pendekatan dan metode yang dua macam itu, maka dilthey menggolong-golongkan ilmu-ilmu pengetahuan menjadi dua golongan yaitu :
1)           Ilmu-ilmu pengetahuan alamiah ( Naturwissenschaftern ), dengan metode pokoknya menerangkan ( erklaren ), dan
2)           Ilmu-ilmu pengetahuan kerohanian ( Geisteswissen schaften ), dengan metode pokoknya memahami ( Verstehen )
Edward Spranger adalah tokoh utama aliran psikologi dan oleh banyak ahli dianggap sebagai juru bicara aliran. Edward Spranger adalah guru besar Ilmu filsafat dan ilmu pendidikan di universitas-universitas : Leipzig, Berlin, Tubingen. Karya utamanya yang mempersoalkan kepribadianmanusia ini adalah : Lebensformen, Geistewissensehaftliehe Psychologic und Ethik der Pcrsonlichkeit.

B.     POKOK-POKOK TEORI SPRANGER
Pokok-pokok pikiran Spranger mengenai kepribadian manusia singkatnya adalah sebagai yang dikemukakan berikut ini.
1.    Dua Macam Roh (Gest)
Pertama-tama Spranger membedakan adanya dua macam roh (Geist), yaitu:
(1)     Roh subyektif atau roh individual (subjektive Geist, individuelle
Geist), yaitu roh yang terdapat pada manusia masing-masing
(individual).
Roh individual ini merupakan struktur yang bertujuan.
-     Roh individual itu merupakan struktur, karena roh indivi­dual itu harus dapatjdipahami kalau ditinjau sebagai anggota daripada struktur yang lebih tinggi, yaitu kebudayaan.
-     Roh individual itu bertujuan. Adapun tujuannya yaitu men* capai atau menjelmakan nilai-nilai tertentu, dan karena itu juga hanya dapat dipahami dengan jalan memahami sistem nilai-nilai itu. Struktur yang lebih tinggi atau sistem nilai-nilai itu ialah roh obyektif.
(2)     Roh obyektif atau roh supra-individual, atau kebudayaan (Ob-
jektive Geist, Uber individuelle Geist, Kultur), yaitu roh seluruh
umat manusia, yang dalam concreto-nya merupakan kebuda­
yaan yang telah terjelma dan berkembang selama berabad-abad
bersama-sama manusia-manusia individual.

2. Hubungan antara Roh Subyektif dan Roh Obyektifi,
  Roh subyektif dan roh obyektif itu berhubungan secara timbal-balik. Roh subyektif atau roh individual, yang mengandung nilai-nilai yang terdapat pada masing-masing individu, dibentuk dan dipupuk dengan acuan roh obyektif; artinya roh individual itu terbcntuk dan berkembang dengan memakai roh obyektif sebagairnana norma.
Roh obyektif atau kebudayaan itu mengandung unsur-unsur yang telah mendapat pengaktian umum sebagai hal-hal yang bernilai, karena itu diberi kedudukan yang tinggi dan ditaruh di atas roh individual.
Individu tak dapat mengelak atau melepaskan diri dari pengaruh roh obyektif; tiap individu mesti menerima pengaruh dari susunari dan keadaaa-keadaan lingkungan sosial di mana dia hidup. Dalam. pada itu roh obyektif juga tidak dapat dipisahkan dari roh subyektif atau roh individual; vvalaupun roh obyektif itu dalam batas tertentu dapat dinyatakan di luar jiwa perseorangan, namun tidak dapat dibayangkan lepas dari (tanpa) roh subyektif. Sebab individu-individulah yang dari abad keabad menciptakan nilai-nilai kebudayaan itu.
.    .                                                                                                       
.                                                                                                      .
3 .    Lapangan-lapangan Hidup
Kebudayaan (Kultur) oleh Spranger dipandang sebagai system nilai-nilai, karena kebudayaan itu tidak lain adalah kumpulan nilai-nilai kebudayaan yang tersusun atau diatur menurut struktur tertentu. Kebudayaan sebagai sistem atau struktur nilai-nilai ini oleh Spranger digolong-golongkan menjadi enam lapangan nilai (Wertegebieten). Keenam lapangan ini atau lapangan kehidupan itu masih dikelompok-kelompokkan lagi menjadi dua kelompok, yaitu :
a)           Lapangan-lapangan nilai yang bersangkutan dengan manusia sebagai individu, yang meliputi empat lapangan nilai , yaitu :
1.      lapangan pengetahuan (ilmu, teori),
2.      lapangan ekonomi,
3.      Lapangan kesenian,